Showing posts with label THE WEDDING. Show all posts
Showing posts with label THE WEDDING. Show all posts

Seserahan Hidden Gems, Jakarta, Indonesia

July 19, 2025

 



Kayaknya udah bukan rahasia lagi ya, kalau di daerah Cikini itu ada tempat jual/ sewa/ hias seserahan super lengkap. Dari jaman aku persiapan pernikahan beberapa tahun yang lalu (cieh pake diksi 'beberapa' biar dikirain penganten baru terus hihi) juga carinya di Cikini ini. Beda nya mungkin dulu sistem sewa tidak sepopuler sekarang. Seingetku sih dulu gak ada sewa menyewa ya, adanya beli tray sekaligus jasa hias. Jadi, tray dan aksesoris hiasan itu langsung menjadi milikku.

---

Kemarin, karena ada urusan negara jadinya aku balik lagi nyebur ke dunia seserahan di Cikini Gold Centre setelah bertahun-tahun lamanya. Terus, masuk lagi ke lantai 1 dan lantai 2, wuahhhh rasanya seneng dan bingung. Seneng karena kayak nemu hidden gems (lagi), tapi sekaligus juga bingung harus masuk ke toko yang mana saking banyaknya dan beragam. Jadi selama dalam mencari vendor seserahan itu, aku masuk ke dua toko dan minta kartu nama (dulu) untuk menimbang-nimbang mau beli dan pakai jasa yang mana. 

anyway, kalau mau bikin seserahan atau hampers di sini kudu sabar dan banyak ngobrol + nego sama marketingnya πŸ˜‚. Toko pertama yang aku datangi adalah vendor seserahan yang pernah aku pakai dulu. Hmm kayaknya memang vendor ku tuh yang paling gede toko nya. Tapi kalau nanya orang toko nya inget aku apa engga? ya engga lah gaesss. Jadi jangan harap bakal dapet kortingan plus plus karena udah repeat order πŸ˜› tapi tetap bisa diusahakan nawar sih hahaha

Setelah dari toko pertama, aku jalan lagi dan berhenti di toko kedua. Nah di toko kedua ini ternyata dengan tray yang sama harganya lebih miring. Setelah kita dalami ternyata harganya belum termasuk printilan hiasannya, secara kan aku ini juga banyak maunya yaaaa. Jadi pengen pake ini itu lah. biar cakep seserahannya. Sayangnya aku belum clear nanya ke toko pertama apakah harga tersebut sudah termasuk perintilan-perintilan hias lainnya. nanti aku cari tahu dulu selesai nulis blog ini.

--- anyway

Sini aku list dulu apa aja yang harus kita siapkan dan kita tanyakan ke toko nya, biar gak bingung-bingung amat kalau mau bikin seserahan di Cikini ini. mana tahu ada capeng nyasar ke blog kita yang sudah usang ini hahahaha. here you go!

Pertama, kita harus tahu dulu apakah kita akan sewa atau beli box seserahan yang mau dipakai. Ini akan menentukan biaya, karena biaya antara sewa dan beli box seserahan ini beda banget, ada kali hampir setengahnya harga beli kalau kita mau sewa. Selain itu harga sewa itu biasanya sudah termasuk jasa hias dan perintilan hias. Jadi jauh lebih efisien. Sedangkan untuk beli box dan kita mau sekalian jasa hias harganya lebih mahal, apalagi kalau dihiasannya itu kita pake kembang-kembangan artificial. Nah itu biayanya nambah lagi. pintar-pintar nawar ya kaaak.

πŸ’• kalau aku sendiri jadinya beli tray berhubung mempelai nya gak di Jakarta, jadi kita agak repot ya kak kalau mesti follow up capeng buat buru-buru bongkar hiasan seserahannya biar bisa dibalikin lagi ke Jakarta πŸ˜…


Kedua, kita juga harus paham kalau sewa itu ada jangka waktu utuk mengembalikan tray dan pernak-perniknya. Kalau yang dari aku tanya-tanya kemarin, jasa hias kalau lagi gak rame pesanan bisa selesai 1 hari, tapi kalau lagi rame ya kurang lebih 2-3 hari. Kemudian tray dan pernak pernik yang kita pinjam itu harus dikembalikan maksimal H+3 (H itu hari acara dilaksanakannya akad nikah/ tunangan/ lamaran/ anyday you wish lah).


Ketiga, kita harus tahu berapa tray yang akan kita pakai. Jadi sifatnya tray-tray tersebut dijual atau disewa paketan/ serian yang terdiri dari 4 tray, dari tray kecil sampai tray yang paling besar. Kalau mau dibeli satuan juga bisa, tapi harganya jadi lebih mahal daripada beli paketan. 

Nah, kalau bisa sih kita udah sortir tray 1 isinya apa aja, tray 2 isinya apa, dan seterusnya. Tapi kalau bingung, vendornya juga bakal ngasi saran kok biasanya tray 1 untuk apa, tray 2 untuk apa, secara mereka kan lebih paham ya karena sehari-hari ngurusin seserahan orang. Kalau yang aku baca-baca sih seserahan itu biasanya jumlah ganjil (jawa/ sunda) tapi sekarang-sekarang mah yaudahlah bebas butuh berapa tray.


Keempat, hmm apa yaaa... oiya selain tray, kamu juga harus tahu mau pakai tutup mika atau arkilik. Tutup mika lebih murah daripada arkilik. Kelebihan arkilik selain lebih kokoh, dia juga gak akan memuai kalau kena matahari. Cakep juga! ah elah harganya juga cakep pulak hiks. Oh ada lagi, sekarang lagi trend hidden seserahan. Jadi seserahannya tuh dimasukkan ke dalam box tertutup lalu box nya dihias. Jadi gak ada yang tahu tuh isi seserahannya apa aja selain capeng dan keluarga. Privasi.

πŸ’•kalau aku jadinya pake arkilik gaes. Dengan pertimbangan seserahan ini akan dibawa ke luar kota ya, daripada risiko kita pake mika lalu diperjalanan penyok-penyok. Saya yang akan menangis kejerrrr


Kira-kira itulah kurang lebihnya yang harus disiapkan kalau mau menyiapkan box seserahan. yang jelas, kemarin pas dateng ke Cikini Gold Centre ini jadi banyak insight dunia per-box seserahan. Aku jadi ngerti kenapa temenku gak terima beli box seserahan, karena memang jadinya harus banyak nyetok barang. Jadi dia prefer sedia sewa box seserahan beserta hiasnya. Makanya dia nyaranin aku nyari tray sendiri di Cikini hiks hiks.

Jadi gimana gaes, tertarik dengan bisnis sewa/ beli seserahan seperti ini? #eh hahaha kalau aku tahu diri aku tak begitu kreatif untuk urusan hias menghias. entahlah apakah di masa depan akan tertarik dan menjadi kreatif? masalahnya aku bakatnya memilih, memutuskan dan membeli gaess.. so I need more money to buy nice stuff hahaha

udah ah tambah kemana-mana bahasannya.

Semoga postingannya bermanfaat deh buat yang baca!

luvvv, Puput.

Wedding Highlight (Invitation and Souvenir)

December 3, 2015

Vendor : Yoyomima's card

Berdasarkan pengalaman aku saat melewati persiapan pernikahan, memilih undangan dan souvenir adalah salah satu part yang tidak terlalu sulit untuk dipilih. Alhamdulillah, om ku, yang saat itu menjadi wakil panitia acara sekaligus EO, membawa banyak sample undangan. Tentunya, karena pada hakikatnya acara pernikahan ini adalah acara keluarga, jadi soal pilih undangan juga harus didiskusikan dengan keluarga. Alhamdulillahnya, selera kami dan orang tua samaaa.. jadi gampang kliknya.

Invitation

Karena konsep pernikahan kami waktu itu ada unsur kedaerahannya dan walaupun darah jawa nya hanya setetes dari seluruh jumlah darah kami, design undangan jatuh kepada design yang ada gambar gunungan wayang dan ada ilustrasi manten jawanya. Tadinya mau dibikin siluet wajah aku dan abang dari samping, tapi berhubung hidungku malu-malu (kalau hidung abang, bagus :')) jadi pupuslah harapan untuk bikin siluet wajah. Lagian juga siluet wajah gitu udah banyak yang pake ya kaan.. jadi gak keren deh, udah mainstream banget *pembelaan :p.

Oiya, aku kasih sedikit modifikasi untuk gambar manten jawa perempuan di undangan tersebut. Berhubung aku mengenakan jilbab, gak mungkin dong ilustrasi manten perempuannya pake kemben, jadilah diakalin gambarnya dengan ditambah garis bak jilbab di sekitar kepala dan kembennya dikasih warna seolah gambar manten jawa perempuannya pakai manset hehe. lucu kaan? (see pict no. 3). Selain itu, aksen ukiran pada undangan dibuat timbul, supaya ada kesan mewah nya sikit lah.   Tak lupa aku menambahkan tulisan hashtag #putrindrastory di setiap undangan. Tujuannya, agar para undangan yang datang mengupload foto selama acara dengan mencantumkan hashtag tersebut di socmed. Alhamdulillah ikhtiar tidak sia-sia, walaupun mostly yang pakai teman-teman dan sodara-sodara yang muda muda :D. Setelah modifikasi undangan sudah dibuat, sebelum dicetak, si vendor memberikan sample undangan yang akan dicetak dan advice warna. Waktu itu, vendor undangan ini memberikan dua sampe warna, yaitu pink muda dan kuning gading. Dua-duanya bagussss... alhasil, kita minta dicetak dengan dua warna tersebut. 

Kalau teman-teman suka follow instagram invitation card vendor, pasti tahulah kalau sekarang banyaaak banget tipe tipe undangan yang manis-manis, lucu-lucu, kembang-kembang dan sebagainya. Nah biasanya, si vendor undangan di instagram tersebut juga memberikan jasa design untuk undangan online (Undangan online ini biasanya dipakai untuk disebarkan kepada teman-teman kita via whatsapp/line/telegram/bbm dsb). Untuk online invitation, aku minta tolong dibuatkan teman kantorku dengan design yang setipe lah sama undangan offline. 

Sebenernya kalau teman-teman mau cari di internet, ternyata ada loh situs membuat undangan online. Designnya lucu-lucu dan yang paling penting adalah free. Apalagi kalau teman-teman dikit-dikit bisa pakai photoshop, bisa lah edit dikit sana sini bikin undangan online. Aku sempet nemu satu situs buat online invitation free dan sempet juga iseng-iseng bikin dari template yang sudah disediakan di situs itu, lucu juga lah ternyata. Tau gitu aku bikin sendiri dehh :p eiya, buat yang mau tahu situsnya, silahkan klik di sini. Gak cuma untuk wedding invitation, invitation lain-lainnya juga ada di situs tersebut.

Souvenir

Bagaimana dengan souvenir? Souvenir adalah item pertama yang kami beli H+7 setelah prosesi khitbah. Jadi, di saat masih galau mau pake vendor baju apa, catering apa, atau malah masih tentatif untuk tanggal pernikahannya, souvenir adalah yang pertama kita beli. Tidak ada kriteria khusus yang penting cantik dan affordable. Tadinya mau bikin souvenir dari uang seratus ribuan dibikin bunga-bunga, tapi berhubung kami belum punya tambang emas, belum punya kebon kelapa sawit dan kebon-kebon lainnya, yaudah yang masuk akal aja yaaa souvenirnya hehe. Maka, seteah melewati kerumunan orang-orang akhirnya kita menemukan kotak perhiasan berupa telur cantik untuk souvenir pernikahan. Oiya, waktu itu kami gerilya mencari souvenir di daerah Cipinang dan Jatinegara, berhubung rumah kami lebih dekat ke dua tempat tersebut. Di bawah ini penampakannya



Nah, begitulah kurang lebih wedding highlight untuk invitation card dan souvenir. Sampai jumpa di wedding highlight #putrindrastory selanjutnya.

Love,
Puput Utami

Wedding Highlight Video #putrindrastory

November 14, 2015


The Vendors

Akad Nikah & Wedding Reception

Event Styling & Decor Garda Dekorasi
Photo & Video AA Fotografi
Bride's Attire (Akad) Fitri Aulia Bridal
Bride's Attire (Wedding Reception) Sanggar Miarosa
Groom's Attire (Akad & Wedding Reception) Sanggar Miarosa
Invitation Yoyomima's Card
Video's Song Chrisye - Serasa


Sedikit wedding clip ala #putrindrastory. Masih suka senyam senyum sendiri kalau lihat video pernikahan sendiri. Bayangin aja, dalam hitungan gak ada satu menit, kita sah menjadi suami-istri. Lucunya, aku gak denger kalimat ijab dan qabul seperti pada video di atas. Jadi, selama "ngumpet" while soundnya gak kedengeran sampai ke dalam gedung, aku sibuk mengurangi grogi dengan komat-kamit shalawatan dan diselingi dengan fefotoan sama tante-tante, sepupu-sepupu dan srikandi-srikandi yang mendampingi saat akad nikah. Tau-tau langsung dipanggil ke luar dari peraduan dan tiba-tiba... ling lung sendiri dan bicara dalam hati.. "beneran udah suami istri nih? hah? hah? jangan-jangan masih gladi resik kaliii#yakali -_-". Terus duduk di samping abang, disuruh tanda tangan sama petugas KUA. Deg-degan,  seneng, bersyukur, terharu, grogi, tapi muka tetap harus berusaha cool. hahaha. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tak kurang satu apapun. Dan akhirnya bisa menyaksikan kalimat ijab dan qabul dari video di atas. Alhamdulillahhh, 

Di bawah video, aku tulis vendor-vendor yang membantu menyukseskan acara pernikahan #putrindrastory. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung tulis di kolom komentar di bawah atau kirim email ke pupututami[at]hotmail[dot]com. Semoga bermanfaat dan membantu yaaa :*

Salam, Puput Utami

Wedding Highlight (Kirab)

October 29, 2015


#putrindrastory

Walaupun pada akhirnya mengusung tema tradisional di acara pernikahan kami, aku, abang dan keluarga kami sepakat untuk tidak menjalani prosesi adat apapun di acara resepsi nanti. Seperti, ngindak endhok, cuci kaki pengantin pria, liron kembang mayang, cucuk lampah dan sebagainya. Jadilah, di kepalaku terilustrasi kalau nanti pada saat acara kirab (pengantin menuju pelaminan) akan memakai cara yang standar. Berarti ya jalan aja ke pelaminan sambil diiringi musik Jawa klasik atau jawa modern. Waktu itu aku pengen banget pakai lagu Melati Suci karya Guruh Soekarno Putra yang diaransemen ulang oleh Andi Riyanto seperti di bawah ini. Tapi pada akhirnya lagu ini gak jadi dipakai pada saat resepsi nanti. hiks



Di sisi lain, papaku pengen banget ada grup hadrah yang mengiringi langkah aku dan abang ke pelaminan. huhu somehow agak gak nyambung sihh.. kan pake baju tradisional kan yah, semua sudah di set bertema pernikahan  tradisional jawa-madura, tapi untuk lagu pengiringnya ditabuh dari rebana. Tapi karena di saat-saat persiapan pernikahan ini adalah saat-saat yang paling sensitif, jadilah aku manut aja sama maunya orang tua.

Sebulan sebelum hari H, bala bantuan datang. Om ku dan temannya (which is mereka adalah WO ku ) memberikan ide kirab yang sangat menarik dan diklaim belum pernah ada di Jakarta. Berhubung abang dari Sumatera, papa mau ada iringan hadrahnya, tema resepsi pernikahan adalah jawa-madura, dan kami tetap ingin ada unsur islaminya juga, akhirnya mereka puter otak untuk mengemas ke-empat hal tersebut ke dalam satu pagelaran kesenian budaya yang cukup menarik. Dibuatlah prosesi Gapura Kehormatan. Bagaimana prosesinya? baca terus post ini yaaah

Wedding Highlight (Make Up and Wardrobe)

October 20, 2015


Berbeda dengan konsep akad nikah yang serba putih, untuk di acara resepsi kami mengusung konsep semi tradisional. Mengapa semi tradisional? yang mau tahu jawabannya baca terus pupututami.com yaa :p hihi. Anyway, di post kali ini aku akan membahas seputar penata rias, wardrobe dan alasan kenapa aku pilih vendor dan wardrobe tersebut. Nah, buat teman-teman yang sudah bertanya baik via email atau media sosial, jawabannya insyaAllah ada di post ini ya.

Fitri Aulia Bridal

October 4, 2015



Aku, calon suamiku (waktu itu) dan keluarga sepakat bahwa momen yang paling penting dalam sebuah pernikahan adalah saat akad nikah. Yakni prosesi dimana si ayah pengantin perempuan menyerahkan tanggung jawabnya kepada si pengantin pria untuk membimbing, melindungi serta menafkahi anaknya yang nantinya akan menjadi istri dari pria tersebut sekaligus menjadi ayah dari anak-anaknya kelak. Singkat cerita, karena acara akad nikah tersebut adalah acara yang sakral, kami mengambil tema warna putih sebagai warna inti di acara tersebut dengan warna paduannya adalah warna emas atau gold.

Clean & Minimalist Photo Concept

September 26, 2015


Selama mempersiapkan segala hal untuk hari H, ga jarang atau bahkan mostly orang yang ketemu dan tahu aku mau nikah menanyakan "pre-wedd nya tema nya apa?" atau "pre-wedd atau engga?". 

The Newly Wed

September 20, 2015



Alhamdulillah, tepat seminggu yang lalu aku sudah sah menjadi seorang istri.
Terima kasih atas segala ucapan selamat dan doa-doa dari keluarga, kerabat, teman dan semua pihak termasuk teman-teman yang membaca blog ini. Review atau ulasan seputar pernikahan ini akan dishare di post berikutnya ya. Semoga bisa menjadi salah satu referensi buat teman-teman yang mungkin akan menikah.

Bagi teman-teman yang mau intip bagaimana jalannya acara pernikahan aku, bisa lihat di sini  atau cek tagar #putrindrastory di Instagram ya.

A photo posted by @pupututami on



See youuu ❤️

The Newly wed
Puput Utami.

Cerita Lamaran

August 1, 2015


Salaam everyone! hola August! Alhamdulillah udah masuk bulan Agustus. Dan di bulan-bulan Agustus, pasca lebaran yang notabene masuk bulan Syawal, ternyata banyak banget yang melangsungkan pernikahan di bulan ini. Bahkan sehari setelah lebaran pun ada juga loh yang langsung melaksanakan pernikahan. Baru ngeh...

Okay, anyway.. melanjutkan post sebelumnya di sini, kali ini aku mau cerita tentang kelanjutan cerita saat proses khitbah/ lamaran. 

Dilamar itu rasanya...

Wedding Outfit Idea Part III - Here We Come, Sumateranese Bride

May 24, 2015


Palembang - Taken from Lemotionphoto.com

Selain terkesan dengan baju pernikahan adat jawa dan gaun muslimah, aku suka banget melihat dekorasi, adat, warna dan busana pernikahan daerah Sumatera, plus Melayu (akan dibahas di post selanjutnya ya). Pasalnya, dari kecil aku sering banget dengerin lagu-lagu Melayu, khususnya Siti Nurhaliza yang nuansa melayu nya kena banget. Mungkin berawal dari sanalah, semua yang ber-aroma melayu jadi bagus banget buat aku. Sampai suatu hari, aku menghadiri pesta pernikahan yang bertema pernikahan ala Minang. Kesan pertama melihat suasana pernikahan Minang ini adalah "semarak nan meriah": dekorasi yang dipenuhi dengan warna-warna terang, busana pengantin yang juga meriah, prosesi dan tata cara pernikahannya, dan yang sangat eye catching adalah suntiang yang dipakai oleh pengantin wanita yang konon katanya berat banget!

Wedding Outfit Idea Part II - The Muslima Gown

May 16, 2015

Salah satu hikmah ngeblog adalah punya pengalaman baru dari jalan-jalan dari satu blog ke blog lain (blogwalking). Sampai suatu saat ketika asik blogwalking terdamparlah aku di blog cantik nan vintage yang bernama aifa suitcase. Sayangnya, saat ini blog yang ditulis oleh teh Aifa tersebut sudah ditutup. huhu sayang banget, padahal blog itu salah satu inspirasi blog yang sering dikunjungi waktu awal-awal banget pupututami.com ini berdiri.

Nah, di sana aku membaca salah satu postingan teh Aifa tentang pernikahan salah satu temannya. Si pengantin wanita memakai gaun rancangan ILP yang bikin segerr mataa. Ternyata gaun pengantin untuk muslimah ga kalah keren dan cantiknyaa.. Dari sana aku cari tahu banyak tentang ILP ini yang ternyata didalangi oleh desainer kenamaan Indonesia yang mengkhususkan di bridal muslimah. Dan sejak saat itu, aku jadi pengennnn banget kalau nanti nikah, pakai gaun ala ILP juga. hihi. Silahkan cek postingannya di sini


Wedding Outfit Idea Part I - Manten Jawa

May 8, 2015

Assalammualaikum..

Sudah hampir dua minggu ga tengok-tengok blog ini rupanya. Gak berasaaa.. hari berlalu cepat sekali. Perasaan baru kemarin ketemu weekend, besok udah mau weekend lagi aja. Selain itu, jadwal ngeblog akhir-akhir ini harus digeser-geser sedikit karena....(isi sendiri :p), jadi maaf kalau agak jarang update. Tapi, di hari yang cerah ini aku mau cerita seputar baju pernikahan idaman atau yang pernah diidam-idamkan dari jauh sebelum akun twitter aku diblock sama dijahyellow *eh hahaha.

Anyway, di penghujung April 2015 ini nampaknya semua mata tertuju pada pernikahan unik ala Andien dan Ippe yang diselenggarakan di salah satu hutan cantik di daerah Cibodas, Jawa Barat. Yang paling menyorot perhatianku di pernikahan ala Andien Ippe ini selain venuenya, adalah pakaian yang dikenakan saat akad nikah. Kalau boleh aku tebak, tema pakaian mereka untuk akad adalah javanese classic atau klasik jawa.

picture taken from thebridedept.com

And The Story Begins...

March 30, 2015

Assalammualaikum everyone! Gaaah.. been a week and seems like a hundred yearss I didn't write anything. Di post kali ini aku gak ngomongin soal outfit of the day atau fashion dan lifestyle tips tapi kita akan membicarakan hal lain yang mungkin jarang-jarang atau bahkan gak pernah aku tulis di blog ini. Penasaran? simak terus postingan kali ini sampai habis hihi.

Aku yakin dan percaya bahwa rejeki, jodoh dan mati sudah tertulis di Lauhul Mahfudz dan gak akan tertukar. Begitu juga dengan statement ridho Allah adalah ridho orang tua dan statement semua akan indah pada waktunya. Statement terakhir memang agak "cheesy" sih ya, tetapi kalau kita flashback hidup kita beberapa tahun belakang, kita akan menyadari bahwa semuanya sudah diatur sedemikian cantiknya oleh Allah. Even peristiwa yang menurut kita enggak mengenakkan pun, pasti ada hikmah yang bisa kita petik untuk pembelajaran hidup di depan. 



Ψ₯ِΩ†َّΩ…َΨ§ Ψ£َΩ…ْΨ±ُΩ‡ُ Ψ₯ِΨ°َΨ§ Ψ£َΨ±َΨ§Ψ―َ Ψ΄َيْΨ¦ًΨ§ Ψ£َΩ†ْ يَΩ‚ُΩˆΩ„َ Ω„َΩ‡ُ ΩƒُΩ†ْ فَيَΩƒُΩˆΩ†ُ

Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata "Jadilah!" maka terjadilah ia (QS Yasin: 82)