Showing posts with label EVENT & ENTERTAINMENT. Show all posts
Showing posts with label EVENT & ENTERTAINMENT. Show all posts

Wedding Organizer, Memangnya Perlu?

December 20, 2025



Alhamdulillah wa syukurillah, hajatan yang persiapannya panjang ini akhirnya terlaksana. Terlepas dari segala kurang lebihnya yah, acara hajatan akbar ini berlangsung dengan lancar dan tanpa kendala satu apapun. Selain dua keluarga (utamanya sohibul hajat), pihak yang patut diacungi jempol adalah sang Wedding Organizer (WO). (perlu digaris bawahi, postingan ini bukan postingan berbayar ya hoho)

Anyway, jujurly aku awam soal per-wedding organizer-an ini. Sering mempertanyakan apa sih pentingnya WO kalau kita semua yang sudah ngurusin segala hal tetek bengek langsung ke vendornya, ya gasih. Karenaa... waktu aku nikahanpun, gak pake jasa WO walaupun jumlah tamu ada sekitar 1500 pax. Tapi pada saat acara berlangsung kami dibantu oleh tim keluarga yang kebetulan punya personil untuk menghandle acara dan jujur aja waktu itu aku terima beres HAHAHA.. apa itu bridezilla? :p

Pengalaman pertama bersentuhan dengan WO ini saat pernikahan adikku yang pertama. Tidak terlalu punya experience yang berarti, karena pernikahan tersebut pada akhirnya harus dilakukan dengan sangat terbatas, mengingat saat itu sedang ada pemberlakuan pembatasan kegiatan karena pandemi Covid sedang naik daun. Saat itu aku melihat WO ini ngebantu banget dalam menghandle mobilisasi keluarga dan sebagai timer agar acara berjalan tepat waktu. (catatan : ini adalah POV aku sebagai anggota keluarga yang tidak ikut campur dalam teknis acara ya) 

Pengalaman kedua dengan jasa WO adalah ketika adik kedua ku bertunangan. Nah di sini karena kebetulan aku jadi PIC keluarga inti, jadi items keperluan keluarga dari pihak aku, rundown acara  dan semua yang berkaitan dengan keluarga CPP dalam koordinasi aku. WO ini selain membantu dalam arrangement acara, juga menjadi jembatan atau pihak ketiga antara keluarga ku dan keluarga calon iparku kala itu. Segala keperluan yang berkaitan dengan keluarga calon iparku cukup aku tanyakan ke WO, nanti WO nya yang menghandle nya untukku. Pada saat hari H acara juga WO ini yang kasi masukan ini itu dan yang sigap kalau kami perlu sesuatu.

Pengalaman ketiga ini yang rasanya aku bisa melihat lebih dekat dengan cara kerja WO di acara pernikahan adikku yang kedua. Begini ceritanya (ehm.. )

Sekitar dua atau tiga bulan sebelum hari H, aku diminta mengisi list/ detail PIC, info mengenai vendor-vendor yang aku handle, siapa saja yang nanti akan berperan dalam acara pernikahan, pokoknya segala detail dan keperluan keluarga besar pada saat acara pernikahan harus disampaikan kepada pihak WO. Sebulan sebelum hari H kami mengadakan rapat keluarga: keluarga CPW, keluarga CPP dan pihak WO. Gunanya untuk menyatukan informasi dari kedua belah pihak, baik pihak CPW dan pihak CPP, agar ketika nanti final meeting H-2 minggu, kedua belah pihak keluarga ini sudah ada dalam posisi satu suara. Sekali lagi pihak WO meminta informasi sedetail mungkin kepada pihak keluarga dan berkoordinasi dengan vendor-vendor yang berpartisipasi dalam acara. Nah, WO ini tidak hanya terima follow up yang dikerjakan oleh pihak keluarga, tapi juga follow up langsung ke vendor-vendor yang sudah keluarga pilih sebelumnya.

Dua minggu sebelum hari H, ada technical meeting bersama semua vendor (TMV), dan acara TMV ini berlangsung dalam handling WO/ bukan inisiatif dari keluarga : Memastikan dimana akan dilaksanakan TMV (biasanya TMV ini diselenggarakan di gedung dimana acara pernikahan akan berlangsung), ada konsumsi nya atau tidak, berapa orang yang akan hadir, memastikan para PIC dari masing-masing vendor hadir, pokoknya di TMV ini, semua pihak yang terlibat termasuk di dalamnya security juga hadir, sehingga semua tahu garis besar acara ini akan berlangsung seperti apa.

H-2 atau H-3 komunikasi aku dan ketua panitia dari pihak CPP dengan WO makin intens, khususnya untuk urusan keluarga CPP dan item-item yang menjadi tanggung jawab pihak CPP. Di sini grup chat WO semakin ramai. Masing-masing PIC dari WO mengenalkan diri lengkap dengan tugasnya nanti pada saat hari H. Bahkan, mereka minta nomor telfon masing-masing anggota keluarga agar mereka bisa berkomunikasi langsung dengan personil keluarga tersebut dan data nomor telfon yang sudah dikumpulkan tidak hanya sebagai penggugur kewajiban si WO dalam mengumpulkan data saja, mereka benar-benar menghubungi kami semua satu-satu. Dari situ sih aku baru nyadar "Oh.. gitu ya cara kerja WO yang benar 😂"

H-1 aku dihubungi oleh pic WO yang menghandle keluarga inti CPP kalau harus standby di gedung acara pukul 3.30 pagi untuk mulai make up, di situ aku yang HAHAHAHA PAGI BENER KAKAAKK, mohon maaf akuh bukan pengantennyaaa, tapi karena begitu kondisinya yasudah kita bagi tugas dengan suami untuk handle anak-anak saat aku sudah pergi ke gedung.

Hari H pukul 02.54 ada notif chat whatsapp masuk "pagi mba, apakah mba udah bangun? hehe aku udah mau sampai balsam ya". Batinku, wah.. bener bener nih WO total bener 😂.
3.20 pagi aku berangkat dari rumah, karena kebetulan rumahku belakang-belakangan sama tempat acara ya, tapi karena harus muter cari jalan keluar komplek yang gak ditutup (karena kepagian shay, gerbang komplek belum buka) akhirnya aku, mamaku, papaku dan cpp sampai di TKP sekitar jam 3.35 disambut oleh kakak PIC keluarga ku yang udah siap banget bekerja.

Melewati bapak-bapak yang sedang bekerja menyelesaikan dekorasi acara dan pelaminan, akhirnya aku sampai di ruangan VIP make up. Di sana sudah ada MUA akyu dan MUA yang handle mamaku  😂😂 dengan kondisi sudah ada wudhu (karena belum adzan subuh shay) aku langsung mulai make up. Lalu nanya ke mba MUA "mba, aku telat berapa menit?" | "16 menit kak" hahaha. pokoknya pagi itu rasanya pengen ketawa ajaa.. karena pagi banget make up nyaaa.

Oiya, PIC keluargaku ngapain? dia yang bantu susun barang-barang keluargaku yang mau dipakai, sungguh sangat terbantu sekali. Selagi aku make up, PIC keluargaku juga berkomunikasi dengan adik-adikku yang lain karena jam giliran make up nya sudah mau selesai. Pokoknya ada hal apapun, termasuk nyariin sepatu adikku yang terjatuh di tempat parkirpun dibantu sama PIC keluargaku inih 😅 Jujur aku tipe orang yang sat set ya, nah si WO ini lebih sat set dari aku, ibarat judul film, ini tuh film "Yes Man".

Setelah akad berlangsung, aku diinfo kalau lokasi make up aku diganti di ruangan VIP lainnya, yang berarti aku harus pindahin barang-barangku dari ruangan sebelumnya ke ruangan berikutnya dong. Aku bilang "oke, kita pindahin barang-barangnya sekarang", dijawab "sudah aku pindahin semua barang-barangnya ke VIP 2 mba", katanya dengan gendongin tas aku kemana-mana. Dan pas aku cek, bener aja semua sudah tersusun rapi 😂😂 wah mamaku yang dewa nya sat-set juga terpesona melihat ke gercepan pic ku yang satu itu.

Oiya, kembali lagi ke cara kerja WO yah. Aku baru tahu juga kalau semua progress acara diupdate di dalam grup chat WO. Mulai dari personil pertama WO yang hadir di lokasi, jumlah tamu hadir, proses catering dan seterusnya sampai jumlah papan bunga terdokumentasi dengan baik, sehingga seluruh pihak keluarga terupdate. Jujur sih baru terbuka mataku dengan cara kerja event organizer yang seperti ini. Menurutku pakai jasa WO ini sangat membantu dalam jalannya sebuah acara agar acara tersebut berjalan dengan baik, pemangku hajat happy, vendor-vendor happy, WO nya juga happy. 

---
Lalu balik lagi ke pertanyaan yang ada di judul postingan ini. "Wedding Organizer, memangnya perlu?"
Menurutku, perlu banget guyss. Kalau budget mumpuni dan kamu gak mau pusing handling sebuah acara sampai ke hal hal terkecilnya sekalipun, bisa pakai jasa WO. Karena kadang kalau handle acara sendiri hal-hal printilan suka lupa saking banyak nya yang harus dipikirin. Kalau ada WO, mereka yang bantu mengingatkan hal-hal kecil tapi penting pada saat acara.

Pun jika kamu gak pakai WO, kamu bisa kerahkan tenaga keluarga untuk bantu handling acara kamu and thats okaaay! tapi tetap harus ada ketua panitia yang mengatur jalannya acara, sehingga koordinasi nya tetap berjalan dengan baik.

---
Wedding Organizer ini kalau aku gak salah juga banyak jasa yang ditawarkan. Kalau kamu mau menyerahkan semua kepemilihan vendor yang mau dipakai pada saat acara, atau bahkan kepengurusan ke KUA juga di handle lewat Wedding Organizer juga bisa loh. Tapi ya ada tentu saja kalau ada extra jasa, ada extra biaya juga ya boen. Bisa juga kok kalau kamu memilih reach-out dan deal dengan vendor-vendor nya sendiri, nanti daftar vendornya tinggal kamu kasih ke pihak WO, nanti WO yang akan berkoordinasi dengan vendor tersebut sampai dengan acara berlangsung.

---
Berhubung sekarang-sekarang ini lagi viral ada WO yang gak amanah (sampai dilaporkan ke kepolisian loh), maka ada baiknya jika mau menggunakan jasa WO, cari tahu reviewnya terlebih dahulu. Lihat portofolionya, tanya langsung ke WO nya, kalau perlu kamu kontak deh orang-orang yang pernah bekerja sama dengan WO yang hendak kamu pilih, tanya pendapatnya bagaimana dengan WO tersebut atau biasanya vendor-vendor pernikahan itu sudah kenal dengan WO yang berseliweran di dunia pernikahan, teman-teman juga bisa tanya vendor-vendor tersebut kira-kira WO ini kenal gak dan bagaimana performa nya WO tersebut dari sisi vendor.

Kurang lebih begitulah kesan-kesanku dengan kehadiran Wedding Organizer di acara pernikahan adikku kemarin. Buat yang mau melangsungkan pernikahan, semangat yaaa!! semoga persiapannya lancar. muach!


Salaam,
Puput Utami

KONSER PERAK PSM UNPAD 2025

February 16, 2025

Iyaa foto di atas memang blur, tapi bagus ah! hehee



Anak Universitas Padjajaran (Unpad) bukan, apalagi anak Paduan Suara Mahasiswa Unpad haha. Singkat cerita aku hadir untuk mensupport salah satu teman yang dulu tetangga waktu tinggal di Hong Kong, kami bisa dibilang cukup dekat lah. Makanya, saat beliau mengundang untuk hadir ke Konser ini, aku langsung ajak suami untuk ikutan nonton hihihi.

Mensupport teman adalah satu alasan, alasan lainnya pengen tahu Aula Simfonia Jakarta itu kayak apa. Kalau dilihat dari review atau vlog atau jejak digital di dunia maya sih Aula ini dipakai untuk mengadakan konser salah satunya orchestra dan choir. Jujur nih ya, aku dulu waktu SMA juga ikutan choir sekolah, cukup lumayan sering ikutan dan menang lomba-lomba choir tapi levelnya gak sampai kayak PSM Unpad yang konon termasuk salah dua dari choir unggulan yang sering menang di ajang internasional. 

Dulu waktu kuliah akupun pernah ikut lomba menyanyi dan berniat untuk join Paduan Suara Mahasiswa di UI (PARAGITA UI) tapi, kendalanya saat itu adalah karena padatnya jadwal kuliah dan paragita itu latihannya di weekend dan di UI Salemba pula, aku ngerasa kayak sayang aja gitu waktu akhir pekanku gak dihabiskan dengan keluarga HAHAHAAH capek yee. padahal mah ya harusnya ikut aja 😀 yasudahlah.

Balik lagi ke Konser PSM Unpad. Jadi akhirnya aku booked tiket untuk suami dan aku dan rencananya di tkp nanti akan ada teman-teman HongKong lainnya, termasuk suami dan anak-anak temanku yang tergabung dalam konser tersebut. Semua sudah settle, begitu juga dengan anak-anak yang sudah dikondisikan dengan paripurna, eh qodarulloh my love my everything ada uzur jadi memilih mundur dari acara tersebut. Jadilah kita mencari volunter untuk menempati seat suamiku. Alhamdulillah penggantinya bisa dicalling satu jam sebelum konser dimulai dan langsung cussss ke tkp. HAHAA you know who you are! maaci yah 😘

Jujur cukup takjub dengan Aula Simfonia tempat konser ini diselenggarakan. Berasa lagi dateng ke kawinan nya Pangeran William dan Kate Middleton ga tuh ?! hahaha. Alhamdulillah konsernya juga berjalan dengan lancar dan memang paduan suara kelas dunia tuh gak bohong ya bunda bundi. Keren banget dan perpaduan suara nya memang menyatu padu, perpindahan note nya juga halus, ah entahlah kata-kata apa yang tepat untuk menggambarkan konser kemarin. What-a-nice experience.

Konser ini terdiri dari 2 sesi. Berhubung perginya gak jadi sama suami, jadi di peralihan sesi 1 ke sesi 2, aku undur diri. Tapi aku yakin sesi 2 berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Sebelum pergi, karena tidak sempat bertemu dengan Teh Tika dan anaknya, Aca, yang tergabung dalam PSM Unpad, akhirnya aku befoto dengan anak-anak beliau, Papaw dan Aya (foto terakhir). Mereka dulu kecil banget waktu aku di HongKong. Sekarang tingginya sudah melebihi akuu 😓 Lucunya, waktu kami mau ke Musholla, tiba-tiba ada laki-laki remaja menyapa kami "EH TANTE!!", langsung DEGG... tante banget ga tuh hahahaha. "Loh tante kok di sini, bukannya di HongKong?" | Lah paww, panggil aku kakakk jangan tante 😕.

Have a nice day!

LAUNCHING ERA BARU MAMYPOKO PANTS X-TRA KERING "SMART PELUK ELASTIS 5.0" BEBAS GATAL & LECET di Kota Kasablanka

October 20, 2022


Assalammualaikum wr wb semuaaa! 

Udah lama banget  gak cerita-cerita di blog iniii. maafkan aku akan kesibukanku sebagai ibu rumah tangga yang ternyata sama sibuknya dg kerja di kantor 😅. Anyway, baru-baru ini aku hadir dalam event Launching MamyPoko Era Baru  X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 5.0. Siapa sih yang ga tau MamyPoko, brand diaper nomor satu di Indonesia sekaligus brand diaper pertama yang dipakai anak-anakku saat baru lahir di dunia hihihi.

---

Bicara soal diaper, aku tuh suka dilematis pada saat anak-anak dipakaikan diaper, eh ternyata mereka ga nyaman. Pas dicek ternyata ruam, lecet dan pastinya gatal. Ternyata, gak cuma aku aja loh yang khawatir dan dilematis akan masalah kulit saat anak memakai diaper. Menurut survei Unicharm Indonesia melalui riset independen yang dilakukan pada Februari 2022, ada 67% Ibu memiliki rasa khawatir akan masalah kulit pada anak saat memakai diaper.

Mengapa sampai bisa timbul gatal dan lecet?

Ternyata, ukuran diaper yang tepat dan bahan yang lembut bukan jaminan kulit anak dapat terhindar dari yang namanya ruam, lecet dan gatal. Bayi juga memerlukan diaper yang elastis, jadi ketika dipakai tidak bergeser dan mampu secara otomatis mengikuti perubahan postur tubuh serta gerakannya. 

Biasanya, diaper itu ketika dipakai oleh baby suka sekali bergeser, terutama pada bagian perut yang secara otomatis akan membesar dan mengecil mengikuti aktivitas si bayi. Karena aktivitas itulah  karet diaper bayi suka bergeser-geser ke bagian bawah pinggang dan meningkatkan tekanan ke bawah pinggang bayi hingga empat kali (4x) lipat. Kondisi diaper yang tidak elastis ini menjadi faktor mengapa bayi suka gatal dan lecet.


Dokter  Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi Sp.A juga mengungkapkan bahwa secara anatomi postur tubuh bayi yang sering bergerak/ berubah-ubah adalah area perut terutama saat bayi beraktivitas. Jangankan aktivitas fisik, aktivitas dasar seperti bernafas bisa berpengaruh pada perubahan postur tubuh.

Event Launching MamyPoko Pants Era Baru X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 5.0 Bebas Gatal & Lecet

Sejalan dengan pendapat dr. Reza Fahlevi Sp.A melalui event MamyPoko yang aku dan Sofia hadiri beberapa waktu lalu ini, AKHIRNYA keresahan mamah-mamah muda teratasi. Yukihiro Ito (R&D Division Head PT Uni-Charm Indonesia Tbk) memaparkan, Setelah melalui proses pengembangan selama lima (5) tahun, Unicharm meluncurkan Era Baru MamyPoko Pants X-Tra Kering "Smart Peluk Elastis 5.0", yaitu teknologi karet pinggang elastis satu-satunya yang sudah dipatenkan oleh Unicharm Corporation Japan dimana setiap helai karetnya mampu merespon perbedaan tekanan sehingga secara otomatis mengikuti postur dan gerakan bayi, tidak bergeser  bahkan mengurangi tekanan ke pinggang bayi hingga 50%.

Selain itu, MamyPoko Pants Era Baru X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 5.0 juga dilengkapi dengan lapisan X-Tra halus di bagian dalam permukaan diaper untuk melindungi kulit bayi dari gesekan utamanya saat bergerak. Disempurnakan juga dengan daya serap hingga 12 jam, kulit bayi tetap sehat, bebas gatal dan lecet sepanjang hari.

Aurelia Hermansyah sebagai Brand Ambassador MamyPoko Pants X-Tra Kering sangat antusias sekali dengan teknologi terbaru "Smart Peluk Elastis 5.0" ini. Karena sebagai orang tua baru, Aurel juga termasuk dalam presentase orang tua yang khawatir kulit anaknya lecet dan gatal. Padahal diaper yang dikenakan oleh Ameena, anak Aurel, sudah sesuai dengan ukuran berat badan. Namun, setelah membuktikan sendiri kehebatan inovasi "Smart Peluk Elastis 5.0" ini ia menyadari bahwa karet pinggang yang elastis pada diaper juga sangat berperan penting agar bayi-bayi bisa beraktivitas tanpa ada tekanan di bagian pinggang bawah dan bebas dari gatal dan lecet. 

----

Dalam event launching ini, aku dan Sofia juga sempat berfoto dengan maskot MamyPoko, Pokojang, yang berukuran besar di Grand Atrium, Kota Kasablanka Mall. Selain itu, karena jujur penasaran juga dengan teknologi Smart Peluk Elastis 5.0 ini, aku mampir ke Experience Zone dan mendapatkan penjelasan mengenai fitur tebaru dari Era Baru MamyPoko Pants X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 5.0


trampoline di atas mempresentasikan ke elastisitasan Era Baru MamyPoko Pants X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 2.0 


Balloon Demonstarion Area adalah area dimana kita diperlihatkan keunggulan unik dari "Smart Peluk Elastis 5.0". Di area ini terbukti bahwa balon putih dengan diaper MamyPoko Xtra Kering lama masih bisa bergeser-geser jika balon kita ditekan hingga lebar seperti perut bayi yang menggendut. Berbeda dengan  Era baru Mamypoko Pants X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 5.0 (balon kuning) tetap firm ditempat walaupun balon sudah ditekan hingga makin lebar

Sensory Class

Ini dia acara yang ditunggu-tunggu oleh Sofia yaitu Sensory Class. Acara yang dipandu oleh Miss Indi dari Hoki Poki Sensory Play Class dan bintang tamu Faradilla Yoshi yang baru saja 4 bulan yang lalu melahirkan ini berlangsung sangat meriah dan ceria. Sofia suka banget dengan kegiatan menuang beras ke dalam botol, membuat marakas, merobek kapas dan sebagaianya diiringi dengan lagu-lagu anak-anak yang pastinya membuat anak-anak aktif bergerak.

outfit : t-shirt and pants - This is April, flat shoes - obermain

Dari kegiatan sensory class ini aku juga ikut membuktikan bahwa ukuran diaper yang tepat dan bahan lembut saja tidak cukup. Kita juga membutuhkan popok bayi yang elastis yang mampu mengikuti lekuk tubuh postur bayi di setiap geraknya. 

Mamy yang penasaran coba Era Baru MamyPoko Pants X-Tra Kering Smart Peluk Elastis 5.0 bisa langsung belanja di Unicharm Official Shop di Shopee. Banyak promo dan gratis ongkir loh. Yuk cek aplikasi shopee sekarang, atau cek link ini https://shopee.co.id/unicharm.id

Jangan lupa juga kumpulkan kode unik dalam kemasan MamyPoko dan tukar hadiah sesuai pilihan di aplikasi Pokojang Poin Program yang bisa Mamy download via Play Store dan Apple Store .

See you in the next post !


Love,
Puput

Pepsodent Siwak Launching Event

February 5, 2020













Assalammu'alaikum warahmatullah wa barakatuh. Setelah sekian lama hiatus dari dunia per-event-an, alhamdulillah beberapa waktu lalu akhirnya pecah telor deh dateng lagi ke acara yang diselenggarakan oleh Pepsodent di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Kalau soal "Pepsodent" pasti teman-teman sudah banyak yang tahu, tapi kali ini mungkin teman-teman baru tahu karena Pepsodent baru saja meluncurkan varian barunya yang diberi nama "Pepsodent Siwak". Apa sih yang spesial dari Pepsodent Siwak?
---

Saat aku memasuki area Rumah Maroko, tempat diselenggarakannya peluncuran produk terbaru dari Pepsodent ini, ambience nya sudah berbeda. Selain memang interior desain dari Rumah Maroko ini yang ke-Timur Tengahan, juga dekorasi dari Pepsodent menambah kesan ke Timur Tengah-an itu. Apalagi yang akan diluncurkan saat itu adalah varian Siwak yang mana banyak digunakan oleh masyarakat di Timur Tengah. Walaupun ternyata (aku baru tahu pada saat di launching event ini) bahwa Siwak gak hanya dipakai oleh masyarakat Tim-Teng, tapi juga masyarakat di negara lain. Hanya, namanya saja yang berbeda.

Lalu, mengapa Pepsodent akhirnya memilih dan meluncurkan varian Siwak ke tengah masyarakat Indonesia?

Karena seperti yang sudah kita tahu bersama bahwa siwak mengandung banyak kebaikan untuk kesehatan gigi dan mulut. Hal tersebut sudah dikenal dan digunakan oleh masyarakat Muslim sejak lama. Bahkan banyak dalil yang isinya anjuran untuk ber-siwak. Bersiwak merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan beliau sendiripun sangat bersemangat untuk melakukannya, hingga beliau bersabda : 

Ù„َÙˆْلاَ Ø£َÙ†ْ Ø£َØ´ُÙ‚َّ عَلىَ Ø£ُÙ…َّتِÙŠ لأَÙ…َرْتُÙ‡ُÙ…ْ باِلسِّÙˆَاكِ عِÙ†ْدَ ÙƒُÙ„ِّ صَّلاَØ©ٍ

"Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka bersiwak setiap akan shalat" (HR Bukhori & Muslim, Irwaul Ghalil No 70)*

"Dengan kandungan ekstrak siwak yang dilengkapi mint alami, inovasi ini dapat merawat kekuatan gigi sekaligus memberikan kesegaran nafas yang lebih tahan lama", ungkap Distya Tarworo Endri selaku Senior Brang Manager Pepsodent, PT Unilever Indonesia, Tbk yang saat itu juga hadir dalam launching Pepsodent Siwak ini.

Oiya, balik lagi tentang penggunaan siwak yang tidak hanya ada di lingkup masyarakat Muslim saja, Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc, selaku pakar kesehatan gigi dan mulut juga menuturkan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak 1984 merekomendasikan siwak sebagai bahan yang efektif untuk merawat kesehatan gigi dan mulut. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai penelitian modern yang menunjukkan bahwa siwak efektif menghambat dan mematikan pertumbuhan bakteri, menguatkan permukaan email gigi sehingga mencegah timbulnya gigi berlubang.

Tidak hanya acara peluncuran produk terbaru Pepsodent saja, dalam event tersebut kami diberi tahu bahwa peluncuran Pepsodent Siwak ini juga mengajak masyarakat untuk berbagi melalu program yang diselenggarakan bersama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Jadi, Pepsodent akan mendonasikan 2,5% dari laba setiap kemasan Pepsodent Siwak yang terjual untuk memperbaiki kesehatan gigi dan mulut anak yatim piatu di berbagai wilayah Indonesia. Artinya, siapapun bisa menjadi Pahlawan Senyum dengan membantu membebaskan sebanyak mungkin anak Indonesia dari permasalahan gigi dan mulut.

---
Yang berkesan buatku dalam peluncurkan varian Pepsodent Siwak, tidak hanya komunitas saja yang diundang, tapi pihak Pepsodent juga mengundang teman-teman/ adik-adik dari Rumah Yatim Rawa Sari. Dan kamipun, para undangan, dipersilahkan duduk berbaur bersama adik-adik dari Rumah Yatim tersebut. Gak cuma itu, kami juga sempat ngobrol bareng, bikin activity bareng, foto bareng sampai tukeran hasil karya dan kata-kata/ pesan-pesan untuk satu sama lain yang kami buat pada saat acara. Dasar emang matakuh gampang banget banjir dan hatiku tuh emosional banget yah.. melihat anak-anak tersebut hati tuh terenyuhhh, jadi bikin kangen anakku di rumah pas acara heuheu 😥

Acara peluncuran Pepsodent Siwak ini juga dimeriahkan oleh sand art performance, The Smile Project (dimana semua undangan diajak untuk menghias cover notebook yang sudah dibagikan sebelumnya dengan alat-alat yang telah disediakan panitia, kemudian kami diminta untuk menuliskan kesan dan pesan untuk adik-adik dari Rumah Yatim Rawa Sari) dan diakhiri dengan foto bersama. Alhamdulillah acara yang diselenggarakan berjalan dengan lancar. 

Oiya, satu lagi yang seru, Jadi, sesaat sebelum acara dimulai para undangan dipersilahkan untuk berfoto 3 gaya. Aku pikir yaa buat seru-seruan aja (lebih tepatnya gak terlalu memerhatikan arahan sister-sister among tamunya sih hehe). Setelah foto, kami diminta meninggalkan nomor handphone dan diberikan nomor yang ditempelkan di pakaian kami masing-masing. surprisingly, saat sedang menikmati jalannya acara, tiba-tiba aku dikirimi sticker personalize ini..hehehehehe. Lumayaaan khaan buat sticker lucu-lucuan di whats app.


Thank you dan selamat untuk peluncuran varian terbaru Pepsodent Siwak. Yuk, bareng-bareng kita sukseskan program #PahlawanSenyum dari Pepsodent!

Salam,
Puput Utami 

BalitaKita x Tokopedia

May 15, 2017


Ada yang tahu webstore BalitaKita?


Alhamdulillah beberapa hari yang lalu aku diundang Tokopedia dan BalitaKita dalam rangka launching produk baru BalitaKita, si breathable pillow Comfi yang akan aku review di post terpisah. Pada event tersebut aku baru tahu bahwa BalitaKita kini mulai melebarkan sayapnya dengan memiliki official store di Tokopedia. Oiya, buat yang belum tahu, BalitaKita adalah Sole principal distributor official store produk-produk kece yang nge-hype di kalangan ibu-ibu masa kini. BalitaKita adalah salah satu site yang sering aku pantengin waktu baru punya newborn. Aku naksir berat dengan hipseat i-Angel, sterilizer uPang dan botol Comotomo yang diklaim anti bingput & menyerupai payudara ibu, walaupuuun ketika si botol Comotomo ini sudah didapatkan, abang Zayd tetap prefer menyusui langsung ke sumbernya heuheu. Mau sih kalau akunya lagi gak di rumah. Tapi kalau Zayd lihat aku, dia akan lempar botolnya jauh-jauh dan langsung heboh mau minum ASI dari sumbernya. Eh tapi berarti bener dong ya kalau Comotomo ini gak bikin bingput hihihi.

Kids Documentation Stuff

April 27, 2017



Dari dulu aku seneeeng banget kalau ngeliat postingan foto bayi di media sosial, atau video bayi di youtube. Apalagi sejak populernya media Instagram, banyak sekali orang tua yang menggunakan instagram, bahkan membuat akun khusus untuk mendokumentasikan perkembangan anaknya dari hari ke hari. Terlepas dari pro kontra penggunaan medsos untuk anak-anak ya, postingan-postingan tersebut sempet bikin ngekhayal "anakku nanti seperti apa ya mukanya" dan gak sabar pengen punya bayi hihihi. 

Berasa kan ya buibu, semenjak punya anak tuh rasanya pengen mendokumentasikan segala gerak gerik nya, dari bangun tidur sampe tidur lagi, bahkan pas lagi tidur pun kayaknya ada aja yang photo-able (plus intagramable juga hehe). Ya ga? Ya kan? Ya dong. Alhamdulillah thanks once again to technology and creativity, sekarang udah ada handphone berkamera, media sosial, dan sudah banyak medium untuk mendokumentasikan momen tumbuh kembang anak-anak kita. 

Parade Rockstar #VIVAsewindu

December 26, 2016


Udah lama banget gak cerita soal kantor di blog ini. Ya, jadi di sela-sela kesibukan aku sebagai ibu dan istri, aku juga alhamdulillah bekerja di salah satu perusahaan media berbasis online. Singkat cerita di tahun ini alhamdulillah kantor ku berulang tahun ke-8 dan yang membuat aku untuk tertarik untuk berbagi cerita seputar perayaan ulang tahun kantor ku kali ini adalah konsep perayaan ulang tahun yang cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, perayaan ulang tahun kantor ku ini punya konsep acara yang standar. Yakni, di mulai pukul 10 pagi, dilanjutkan dengan doa, makan siang, dan pembagian doorprize dan setelah itu kembali ke meja masing-masing untuk bekerja. Ya maklum, karena redaksi tetap harus memberikan berita terkini dan terhangat untuk pembaca, jadinya ya standar aja acaranya.

Tahun ini alhamdulillah berkesempatan untuk bisa merayakan ulang tahun kantor ku dengan cara yang berbeda. Salah satu yang menjadi pembedanya dari tahun tahun sebelumnya adalah adanya dresscode. Tahun ini tema yang diusung adalah Rock Star which is jadinya karyawan disarankan memakai baju Rock and Roll.

Ternyata, agak gak nyangka sih kalau semua teman-teman antusias untuk mengenakan dress code tersebut. Bahkan ada yang rela melukis wajahnya agar lebih terlihat garang. Seruu! Tapi minusnya waktu itu kantor berasa suram banget -_-

Selain nantinya akan ada pemilihan best dresscode, kompetisi yang dihadirkan dalam acara ulang tahun ini cukup beragam. Ada performing arts per divisi, best dresscode, catwalk dan yang pasti acara acara tersebut belum pernah ada di kantor tercinta ini hahaha. 






Awalnya sempet bingung nih divisi ku mau bikin penampilan apa. Divisi lain udah seru seru banget, ada yang stand up comedy, ada yang ngedance K-pop, ada yang Lip Sync lengkap dengan peralatan band nya yg juga dibuat mode mute, bahkan yang paling standar adalah Karaoke-an. Akhirnya puter otak, tadinya kami mau bikin drama monolog atau bahkan drama bisu. Dilalah dari salah satu tim di divisiku punya ide main angklung karena pasti unik dan bawa nama Indonesia banget (ceritanya Nasionalisme banget ya khaan) Akhirnya kami putuskan untuk memainkan alat musik angklung.

Alhamdulillahhhh gak sia sia deh sewa angklung. Ternyata kami berhasil juara II dalam performing arts ini. Walaupun agak garing garing jayus lagunya, tapi kami banggaaa bisa membawakan lagu cicak-cicak di dinding dalam tempo latihan gak ada 1 hari sebelum hari H. hihi




Can't wait for the next anniversary. Kira-kira tema nya apalagi yaaa..?

#kangenHCfounders

August 3, 2016

Hijabers Community

Alhamdulillah setelah beberapa tahun gak ketemu, akhirnya Hijabers Community founders bisa ketemuan lagi bersilaturrahmi sekaligus halal bi halal. Buat yang belum tahu tentang Hijabers Community (HC) bisa dibaca postingan ku 5 tahun lalu di sini. 

Gak berasa udah lima tahun dan banyak banget hal yang berubah. Aku pribadi sebagai salah satu orang yang ada di dalam komunitas ini dari awal, melihat HC tidak hanya sekedar komunitas berhijab saja, tapi sebagai salah satu penanda/ track record kami masing-masing sampai jadi individu yang seperti sekarang ini, sebagai keluarga yang walaupun jauh tapi tetep komunikasi satu sama lain, dan sebagainya. Kalau ketemu sama salah satu teman-teman HC founders ini pasti automatically flashback kalau kita pernah bikin komunitas bareng lohh, yang alhamdulillah sampai saat ini makin berkembang.

Kalau diflashback lagi, pertama kali ketemu dengan teman-teman yang akhirnya bikin komunitas  hijabers ini pada saat buka puasa bersama di Urban Kitchen yang diadakan oleh situs webgazine muslimah ngehitz bernama Hijab Scarf. Nah, setelah event Hijab-Scarf itu, beberapa dari kami berkumpul dalam satu grup bbm (blackberry messenger) dan akhirnya ketemu lagi di rumah Dian Pelangi. Setelah dari Dian Pelangi, kami sempat tercetus untuk membuat komunitas hijab anak muda karena melihat ternyata banyak banget anak muda yang mau berhijab tapi terkendala kekhawatiran gak bisa melakukan aktivitas non hijab. Takutnya berhijab malah dapat menghambat mereka berkarya, mendapatkan pekerjaan, mendapatkan jodoh, takut dikucilkan lingkungan dan sebagainya.. Dari sanalah kami berencana untuk kop-dar (kopi darat) lagi di rumah kak Tia di mana disitulah tercetus nama Hijabers Community. cihihi.. alhamdulillah HC sekarang makin berkembang. Walaupun kami sudah gak in-charge langsung di komunitas ini, tapi tetap senang banget karena HC bisa memberikan hal-hal positif bagi teman-teman muslimah khususnya di Indonesia. HC ini adalah proses, di dalamnya kita sama-sama belajar dan mengingatkan agar menjadi muslimah yang baik.

Hijabers Community

Balik lagi ke masa kini, hehe.. walaupun halal bi halal beberapa waktu lalu gak semuanya hadir karena bertepatan dengan libur mudik, alhamdulillah berjalan dengan lancar dan rindu tak bertemu dan berkumpul bertahun-tahun telah terobati. 5 tahun berlalu ternyata banyak banget yang berubah. Yang paling dihighlite biasanya, 5 tahun lalu masih banyak yang belum nikah, alhamdulillah sekarang udah jadi istri semua. Kalau dulu mau kemana aja tinggal melenggang aja sendirian atau bareng sama temen-temen yang lain, sekarang kalau mau jalan rata-rata udah bawa "buntut" semua hihi.. Intinya alhamdulillah berkah. Topik pembicaraan sudah berubah, gak lagi tentang tutorial jilbab yang ribet binti melilit itu, tapi sudah seputar dunia parenting, rumah tangga, dan sebagainya. Bisa dilihat lah ya di foto-foto ini, sudah banyak tambahan personil baru si krucil-krucil yang lucu-lucu di silaturrahmi kali ini.

Hijabers Community

Hijabers Community

Hijabers Community

Hijabers Community

Hijabers Community

Hijabers Community

Nah, biar lebih seru lagi, kak Lulu El Hasbu yang mulai melebarkan sayapnya di dunia vlogging, bikin liputan video berjudul #kangenHCfounders loh. Yuk cek videonya di bawah ini ;)



Salam HC,
Puput Utami

Indonesia Fashion Week 2016 - Blogging on Budget

March 21, 2016


Berbicara soal blogging especially blog yang punya niche niche tertentu, pasti kebanyakan orang bertanya; misalnya travel blogger, "waahh.. jalan-jalan mulu yaa, atau emang ga kerja?, atau dapet duit dari mana sih jalan-jalan mulu?" dan sebagainya. Sama halnya dengan fashion blogger; mostly  kebanyakan orang berfikir.. "wahh.. bajunya bagus-bagus", "bajunya gonta ganti terus, pasti boros nih belanja mulu", dan sebagainya. Well.. gak semuanya salah sih, karena ya..mungkin ada aja blogger yang seperti itu, dan ada juga yang tidak. Tapi, apakah untuk jadi blogger atau lebih spesifik, fashion blogger, harus punya modal besar dulu?


Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu, bertepatan dengan event bergengsi Indonesia Fashion Week  (IFW) 2016 di Jakarta Convention Center - Jakarta, aku dan kak Fitri Aulia serta dimoderasi oleh kak Larasati Putri berkesempatan untuk ngobrol bareng blogger IHB dan pengunjung IFW 2016 dengan tema blogging on budget! Jadi dalam sesi ini membahas tentang "dapur" nya si fesyen blogger muslimah terkait dengan eksistensi dan konsistensi si blogger dalam menyajikan konten dengan tema  blog yang mereka usung. Tema dari talkshow tersebut adalah "Blogging on Budget".

Ngomong-ngomong tentang blogging on budget, bener ga sih kalau kita punya fesyen blog, kita harus terus-terusan update item fesyen terbaru dan harus mengikuti trend tersebut? Buat aku, update tentang fesyen perlu, agar wawasan kita (di bidang fesyen) bertambah. Tapi apakah kita harus  selalu mengikuti trend ? Nope. Tidak semua trend harus kita ikuti. Kita harus bisa memilah dan memilih item apa yang cocok dan tidak cocok dengan kita. Misalnya, kalau sekarang sedang trend rok gemesh! gitu, apakah kita juga harus punya rok jenis tersebut? Balik lagi ke selera dan pribadi masing-masing. Kalau cocok ya monggo diikuti, kalo engga ya.. jangan. Lagian kalau berjilbab mau pake rok gemesh? dipakein legging gitu? hmm... 

Terkait dengan tema "Blogging on Budget". Seorang fesyen blogger selalu mengunggah foto-foto mereka dengan memakai item fashion yang berbeda-beda setiap waktu. Apakah seorang fesyen blogger harus beli baju/ item fesyen terbaru terus menerus? 

Aku dan kak Fitri Aulia punya jawaban serupa tapi tak sama. Ka Fitri, yang notabene memiliki usaha di bidang fesyen muslimah (clothing line) menjawab bahwa dia pribadi gak berpatokan harus selalu beli barang baru dan bermerk. Selama barang tersebut nyaman dan cocok, baik bermerk atau tidak. Untuk hal pakaian, karena kak Fitri punya clothing line, jadi pakaian yang beliau pakai memang produk beliau sendiri. Jadi melalui blognya beliau juga secara tidak langsung memperkenalkan dan mempromosikan produk terbaru dari Kivitz. 

Kalau aku pribadi, pun untuk menjadi seorang fesyen blogger gak melulu harus punya item fesyen baru. aku lebih senang dengan metode mix and match. Mix item lama dengan item baru, atau item lama dengan item lama. Nah, di sini kreativitas kamu diuji. Kenapa? Karena ga jarang fesyen yang dulunya sempat "in", bisa kembali hype lagi di beberapa waktu yang akan mendatang. Jadinya item yang pernah kita punya di jaman baheula, jangan buru-buru disingkirkan karena bisa kita pakai lagi di tahun-tahun yang akan datang. Siklus fesyen itu kalau aku perhatikan seperti sebuah lingkaran. Jadi, apa yang saat ini menjadi tren, bisa saja di waktu yang akan datang kembali menjadi tren. Seperti misalnya celana harem. Di tahun 80-an, Ida Royani pernah mengeluarkan koleksi celana harem. Sekitar 2009-2010 celana jenis ini kembali menjadi trend di kalangan masyarakat. Bahkan beberapa designer muslimah kondang seperti Dian Pelangi dan Ria Miranda pernah mengeluarkan koleksi tersebut. (Aku juga punya lhooo :p)

Selain itu, menurutku untuk menjadi fashionable bukan berarti harus membeli barang-barang  baru dengan merk tertentu. Beli barang/ merk mahal bukan menjadi patokan kefashionable-an seseorang ya teman-teman. Kalau memang ada budget khusus ya monggo.. tapi kalau engga, ya engga usah maksa. 


Alhamdulillah acara IHB talkshow bertema 'Blogging on Budget" di IFW 2016 berjalan dengan lancar dan alhamdulillah banyak juga yang mengajukan pertanyaan. Semoga talkshow kemarin memberikan manfaat untuk teman-teman semua yang hadir yaa.. dan terima kasih juga buat yang sudah support dan hadir dalam acara talkshow ini. 


OUTFIT | Abaya by SAE | Bag by Guess | MUA - Suci Utami

Ngomong-ngomong soal outfit of the day and make up of the day, hari itu lagi-lagi pilihanku jatuh ke abaya hitam dengan sentuhan make up hasil karya ibu blogger multitalenta, Suci Utami. hihi makasih amaam sudah bantuin bikin jadi cantik!

See you at the next post.

Salaam
Puput Utami