Ups! I've Lost my Blog Followers

January 28, 2016

Sejujurnya sampai beberapa menit yang lalu belum ada kepikiran buat update blog. Tapi melihat pergerakan followers yang tadinya mencapai 2000-an tiba-tiba turun drastis ke angka 1800 an jadi bikin syokkk! haha

Gakk, aku gak gila followers. Tapi followers ini buat aku jadi salah satu pemacu atau cambuk buat terus meng-update blog ini karena dengan teman-teman rela memfollow blog ini berarti teman-teman menyediakan waktu untuk mampir ke blog ini at least 1-2 menit (tapi jangan 1-2 menit juga sih yaa.. hehe semoga betah lama-lama di blog ini). Oleh karena itu, masa orang sudah dengan sudi dan rela dan ikhlas untuk follow, aku jadi gak update apa-apa huhuhu...ya kan ya kan? doakan aku ya semoga ga mager-mageran dan terus update blog indang..

Well,

As far as I know selama aku terjun di dunia media sosial, ada beberapa hal yang membuat followers suatu akun sosmed berkurang, antara lain; Tidak ada aktivasi/ konten tidak update dan followers yang ada di sosmed tersebut adalah followers palsu. Followers palsu adalah followers yang dibeli a.k.a berbayar. Salah satu karakteristiknya adalah kalau kita perhatikan followers nya terdiri dari akun akun tak bertuan. Jadi, kalau mau punya followers yang banyak dalam waktu yang singkat, gampang.. tinggal beli aja di jasa followers. Beli Rp 50.000 bisa dapet ribuan followers. Seru kaan? Tapi, apalah gunanya followers banyak kalau isinya gak organik. Sendu.... That's why, teman-teman yang aktif di sosmed berlomba-lomba untuk memberikan postingan yang bermanfaat. Entah dengan kontennya yang menarik atau dari tone warna yang stabil kalau kita suka upload hasil jepretan foto kita di Instagram.

Facebook beberapa bulan yang lalu mulai tegas dengan adanya akun akun palsu dan akun-akun yang tidak aktif. Jadi, kalau akun gak aktif atau lama gak update atau kontennya gak ada, biasanya facebook secara otomatis akan mem-block akun tersebut. Fenomena ini aku lihat ketika aku pernah menghandle salah satu page sebuah perusahaan, dimana ketika pertama kali aku handle, fanpage ini memiliki likes sejumlah 30 ribu sekian. Logikanya, kalau kita memasukkan konten yang menarik dan menyesuaikan dengan target market perusahaan, harusnya like bertambah dong. Indeed, Alhamdulillah memang likesnya bertambah. Tapi bertambahnya likes ini juga diiringi dengan berkurangnya likes. Nah loh? Sehingga kalau dibuat grafiknya, tidak ada kenaikan.

Yang lebih megejutkannya lagi dalam beberapa hari, dilalah likesnya turun drastis. Padahal konten stabil, aktivasi ada, respon/engagament ada walaupun menurutku tidak sebanding dengan banyaknya jumlah likes. Ternyata, Facebook sedang membersihkan akun-akun tak bertuan yang ada di semua fanpage user. Diusut-usut ternyata si pemegang fanpage petama kali ini membeli likes agar likesnya terlihat banyakkk.. dang! syedih.. Pengalaman tersebut jadi pelajaran banget buat aku bagaimana mendapatkan followers/ likes yang organik. Sedikit gak apa, yang penting kualitasnya... 

Kembali lagi ke followers blogspot.

Google Support


Dari hasil investigasi, tanya ke support nya blogspot dan baca forum google, ternyata pertanyaan ku seputar berkurangnya angka followers disebabkan oleh, Google (dalam hal ini blogspot) menghapus semua non-Google Account Followers. Jadi yang sebelumnya follow blog menggunakan twitter, yahoo, orkut, Open ID dan sebagainya akan terhapus yang mengakibatkan berkurangnya followers di blogspot. 

Mungkin beberapa teman-teman pernah tahu sistem follow menggunakan twitter, yahoo dsb ini. Terutama blogger yang sudah berkecimpung di dunia blog sebelum tahun 2011. Huhu cedih.. seperti kehilangan temen rasanya..

Tapi anyway, di ksempatan ini juga aku mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya untuk teman-teman pembaca yang sudah sudi mampir ke http://www.pupututami.com (sebelumnya pupututami.blogspot.com). Tanpa pembaca, saya mah hapaaa... hanya butiran debu. hiks. Tapiii.. sekali lagi mohon maaf lahir bathin kalau teman-teman ada yang ketemu aku di dunia nyata tapi akunya melengos. Sungguh aku tak tahu kenapa stelan mukaku kayak gitu hahahaha. Even aku ngerasanya udah senyum maksimal, masih aja dikira jutek hehhe. Sampe bos ku bilang "Put, kenapa ya kalo gue liat muka lo takut aja gitu bawaannya -___-" nah nah.. hahah maap, ampun, punten. untung dah ada abang yang bisa liat muka ku dari sisi yang tidak seseram yang dibayankan bos ku #ea hahaha. 

Jadi teman-teman, terima kasih sekali lagi sudah mampir dan bersedia baca Puput Utami's blog. Mampir aja udah seneng, apalagi follow.. huhuu. Bagi teman-tema yang berkenan follow  blog aku, monggo di add button "Join This Site", atau ada yang mau follow via email, monggo.. atau ada yang mau subscribe juga monggo. Hihihihi.

By the way (Sekalian promosi) :p buat yang udah follow, berkesempatan dapet potongan harga Rp 50.000 untuk pembelanjaan di Sociolla dengan minimum pembelian Rp 200.000,- lhoo. Caranya gampang kok.. cuma masukkan kode voucher PUT50 di akhir proses pembelian teman-teman di Sociolla. Eh, tapi yang belom follow juga monggo looh pake kode vouchernya.. lumayan kan dapet potongan 50ribu dari Sociolla. Langsung klik banner yang ada di badge kanan blog ini yaa mantemaaan.

Semoga postingan ini bermanfaat
Semangat ngeblog!

Puput Utami

Honeymoon : Memburu Sunset di Breeze, The Samaya

January 23, 2016




Rasanya gak ke Bali namanya kalau kita tidak melihat momen terbenamnya matahari di pinggir pantai. Setelah menikmati peristiwa sunset dengan background pepohonan dan temple, sekarang saatnya memburu sunset di pantai. 

Melanjutkan cerita sebelumnya di sini, dari Ubud Centre kami langsung menuju ke daerah Seminyak. Kata suami *hasil riset di google*, di Seminyak ini ada spot yang bagus buat makan malam sambil menikmati sunset. Sebelum beraktivitas di hari tersebut, kami sudah telfon ke tempat tersebut untuk booking tempat. Kenapa? ditakutkan kalau kami gak nelfon dulu, kursi sudah penuh semua. Gagal deh mau romantis-romantis ria. Selain itu, ternyata ada dress code nya kalau mau makan di sini. Yaitu, smart casual. Yak... bagaimana smart casual ala kami? baca terus yaaa pupututami.com hehehe.

Dari Ubud Centre kami bergerak sekitar pukul 15.00 WITA sampai Denpasar kurang lebih pukul 16.30 WITA. Cari masjid dulu buat shalat, kemudian kami lanjutkan perjalanan menuju Seminyak dengan panduan Google maps. fyi, Google maps ngebantu banget deh buat para turis non travel dan baru pertama kali ke suatu tempat. Alhamdulillah zaman udah canggih banget. Anyway, waktu semakin mefet dan arah ke Seminyak macica banget. Tapi alhamdulillah sampai venue pas tepat pada waktunya. Sekitar setengah 6 sore waktu Indonesia tengah, kita sampai di Breeze by The SAMAYA.


Tempat ini kayak Bali yang ada di tivi tivi hahaha *kebanyakan nonton Janji Suci Raffi Gigi. Villa, hotel dan restaurant di pinggir pantai yang ambience nya adem dan romantis. Gak cuma honeymooners, tapi banyak juga family bule yang makan di sini sambil menunggu sunset.  Begitu masuk ke teras hotel, kami disambut oleh beberapa resepsionis dan petugas hotelnya. Pas masuk, kami (aku sih tepatnya) agak lihat-lihat dress code smart casual nya orang-orang yang dateng ke tempat itu seperti apa, ternyata... ah pake kaos-kaos juga. Tapi emang gak ada yang pake sandal jepit ya.. kecuali mungkin yang tidur di hotel/ villa itu. 

Menuju Breeze Restaurantnya, dari hall utama kami langsung lurus dan disambut dengan kolam besar berlatar pantai. Di tengah kolam ada dua tenda putih yang sepertinya sudah dipesan khuseus karena udah di hias hias pakai taburan bunga bungaan. Tapi tenang... yang pesen bukan suami saya, tapi orang lain hahaha.

Foto diambil di sini
Alhamdulillah kami dapet tempat duduk yang tepat dipinggir pantai dan spotnya pas banget lihat sunset. Untuk menu makanan di Breeze ini, mostly makanan western. Tapi ada juga makanan Indonesianya. Aku coba steak sapi tapi lupa nama lengkapnya dan steak tersebut so far steak paling enak setelah abuba walaupun porsinya sedikit :p. Dressingnya cantik, bumbunya enyakk, mash potatonya juga enak banget. Makannya dicicil cicil banget, biar gak cepet abis hahaha. Pelayananyaa... mbak-mbak yang melayani kami agak jutek gitu mukanya. Tapi herannya kalau ke bule-bule doi ramah banget. haishh. Mungkin mbaknya lagi capek ya... tapi so far so good lah, kekurangannya ketutup sama suasana sunset yang romantiss.


Dan acara makan malam nan romantis bersama suami ditutup dengan pemandangan sunset yang cantik banget. Alhamdulillah... terima kasih suamiiii :*



Semakin malam, angin pantai ini semakin kencang. Jadi saran buat teman-teman yang makan dipinggir pantai dan gak kuat sama angin-anginan yang agak kenceng di pantai, lebih baik segera menyudahi makanan malam aduhai ini. Tapi kalau masih tahan.. monggo dilanjutkan. Selain itu, toilet di Breeze by the Samaya ini sepertinya sudah kebaratan banget, jadi di dalam toilet tidak disediakan air, melainkan hanya tissue. Baiknya, kalau ke tempat ini, teman-teman bawa tissue basah atau air botol sendiri. Karena aku pribadi masih risih kalau hanya pakai tissue setelah (maaf) buang air kecil.

Semoga review singkat ini bermanfaat yaaa esp buat teman-teman yang mau liburan di Bali!

Salaam,
Puput Utami



Overall rate : 8.5 to 10
Breeze by The Samaya - Seminyak
Jl. Kayu Aya, Seminyak, Bali, Indonesia.