Pepsodent Siwak Launching Event

February 5, 2020













Assalammu'alaikum warahmatullah wa barakatuh. Setelah sekian lama hiatus dari dunia per-event-an, alhamdulillah beberapa waktu lalu akhirnya pecah telor deh dateng lagi ke acara yang diselenggarakan oleh Pepsodent di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Kalau soal "Pepsodent" pasti teman-teman sudah banyak yang tahu, tapi kali ini mungkin teman-teman baru tahu karena Pepsodent baru saja meluncurkan varian barunya yang diberi nama "Pepsodent Siwak". Apa sih yang spesial dari Pepsodent Siwak?
---

Saat aku memasuki area Rumah Maroko, tempat diselenggarakannya peluncuran produk terbaru dari Pepsodent ini, ambience nya sudah berbeda. Selain memang interior desain dari Rumah Maroko ini yang ke-Timur Tengahan, juga dekorasi dari Pepsodent menambah kesan ke Timur Tengah-an itu. Apalagi yang akan diluncurkan saat itu adalah varian Siwak yang mana banyak digunakan oleh masyarakat di Timur Tengah. Walaupun ternyata (aku baru tahu pada saat di launching event ini) bahwa Siwak gak hanya dipakai oleh masyarakat Tim-Teng, tapi juga masyarakat di negara lain. Hanya, namanya saja yang berbeda.

Lalu, mengapa Pepsodent akhirnya memilih dan meluncurkan varian Siwak ke tengah masyarakat Indonesia?

Karena seperti yang sudah kita tahu bersama bahwa siwak mengandung banyak kebaikan untuk kesehatan gigi dan mulut. Hal tersebut sudah dikenal dan digunakan oleh masyarakat Muslim sejak lama. Bahkan banyak dalil yang isinya anjuran untuk ber-siwak. Bersiwak merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan beliau sendiripun sangat bersemangat untuk melakukannya, hingga beliau bersabda : 

لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلىَ أُمَّتِي لأَمَرْتُهُمْ باِلسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَّلاَةٍ

"Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka bersiwak setiap akan shalat" (HR Bukhori & Muslim, Irwaul Ghalil No 70)*

"Dengan kandungan ekstrak siwak yang dilengkapi mint alami, inovasi ini dapat merawat kekuatan gigi sekaligus memberikan kesegaran nafas yang lebih tahan lama", ungkap Distya Tarworo Endri selaku Senior Brang Manager Pepsodent, PT Unilever Indonesia, Tbk yang saat itu juga hadir dalam launching Pepsodent Siwak ini.

Oiya, balik lagi tentang penggunaan siwak yang tidak hanya ada di lingkup masyarakat Muslim saja, Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc, selaku pakar kesehatan gigi dan mulut juga menuturkan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak 1984 merekomendasikan siwak sebagai bahan yang efektif untuk merawat kesehatan gigi dan mulut. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai penelitian modern yang menunjukkan bahwa siwak efektif menghambat dan mematikan pertumbuhan bakteri, menguatkan permukaan email gigi sehingga mencegah timbulnya gigi berlubang.

Tidak hanya acara peluncuran produk terbaru Pepsodent saja, dalam event tersebut kami diberi tahu bahwa peluncuran Pepsodent Siwak ini juga mengajak masyarakat untuk berbagi melalu program yang diselenggarakan bersama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Jadi, Pepsodent akan mendonasikan 2,5% dari laba setiap kemasan Pepsodent Siwak yang terjual untuk memperbaiki kesehatan gigi dan mulut anak yatim piatu di berbagai wilayah Indonesia. Artinya, siapapun bisa menjadi Pahlawan Senyum dengan membantu membebaskan sebanyak mungkin anak Indonesia dari permasalahan gigi dan mulut.

---
Yang berkesan buatku dalam peluncurkan varian Pepsodent Siwak, tidak hanya komunitas saja yang diundang, tapi pihak Pepsodent juga mengundang teman-teman/ adik-adik dari Rumah Yatim Rawa Sari. Dan kamipun, para undangan, dipersilahkan duduk berbaur bersama adik-adik dari Rumah Yatim tersebut. Gak cuma itu, kami juga sempat ngobrol bareng, bikin activity bareng, foto bareng sampai tukeran hasil karya dan kata-kata/ pesan-pesan untuk satu sama lain yang kami buat pada saat acara. Dasar emang matakuh gampang banget banjir dan hatiku tuh emosional banget yah.. melihat anak-anak tersebut hati tuh terenyuhhh, jadi bikin kangen anakku di rumah pas acara heuheu 😥

Acara peluncuran Pepsodent Siwak ini juga dimeriahkan oleh sand art performance, The Smile Project (dimana semua undangan diajak untuk menghias cover notebook yang sudah dibagikan sebelumnya dengan alat-alat yang telah disediakan panitia, kemudian kami diminta untuk menuliskan kesan dan pesan untuk adik-adik dari Rumah Yatim Rawa Sari) dan diakhiri dengan foto bersama. Alhamdulillah acara yang diselenggarakan berjalan dengan lancar. 

Oiya, satu lagi yang seru, Jadi, sesaat sebelum acara dimulai para undangan dipersilahkan untuk berfoto 3 gaya. Aku pikir yaa buat seru-seruan aja (lebih tepatnya gak terlalu memerhatikan arahan sister-sister among tamunya sih hehe). Setelah foto, kami diminta meninggalkan nomor handphone dan diberikan nomor yang ditempelkan di pakaian kami masing-masing. surprisingly, saat sedang menikmati jalannya acara, tiba-tiba aku dikirimi sticker personalize ini..hehehehehe. Lumayaaan khaan buat sticker lucu-lucuan di whats app.


Thank you dan selamat untuk peluncuran varian terbaru Pepsodent Siwak. Yuk, bareng-bareng kita sukseskan program #PahlawanSenyum dari Pepsodent!

Salam,
Puput Utami 

Sayang, Aku Hamil (II)

January 30, 2020

Sepulang menunaikan ibadah haji, aku kembali ke Indonesia untuk menjemput anakku dan kembali lagi ke Hong Kong untuk melanjutkan rencana selanjutnya, yaitu pindahan. Kenapa dijemput kalo toh bakal balik lagi ke Indonesia? selain kasihinilah kami sudah terpisah sebulan lamanyaa.. proses pindahan ini masih abu-abu, belum tahu kapan tepatnya kami akan boyongan/ pindah. Jadi, karena belum pasti, yawes kami bertiga balik lagi ke HK sambil memersiapkan apa-apa saja yang akan dipacking untuk pindahan.

Selama bolak-balik HK-JKT, 'oleh-oleh' batuk/ flu dari timur tengah masih saja nempel di badan kami, para jamaah haji, yang baru pulang dari Tanah Suci, termasuk aku. Kali ini batuknya persisten sekali, sampai di (maaf) dahak pun ada sedikit bleeding. Gak cuma di dahak, tapi cairan dari hidung juga ada bleeding. Manusia mana yang gak panik ketika batuk berdahak campur darah 😓. Saat menginjak HK dari Tanah Suci pun sudah langsung cek ke dokter dengan menceritakan gejala-gejala yang terjadi. Sampai di MRI segala. Oiya, saat itu gak berani bilang ke rumah sakit HK kalau aku baru saja pulang dari Timur Tengah. Alasannya? bisa gaswat lah kalau aku bilang baru pulang dari TimTeng, lalu aku batuk berdahak darah dan lain lain. Benar saja, salah satu jamaah haji yang batuk flunya juga gak sembuh-sembuh harus di isolasi karena dicurigai terkena virus MERS (Middle East Respiratory Syndrom). Kalau dibaca di wikipedia sih, salah satu pencetus MERS ini karena deket-deket sama Unta. Padahal selama di tanah suci kami gak pernah ketemu Unta 😅. Syukur Alhamdulillah beberapa hari kemudian, si bapak jamaah haji ini dinyatakan tidak terkena MERS. Yaiyalaaaaaah.

Sampai ke Indonesia, aku langsung mengadu kepada dokter di Indonesia. Alhamdulillah karena mungkin Jamaah haji nya paling banyak dan tiap tahun pasti ada yang berangkat ke Tanah Suci, jadi menjelaskan gejala, penyebab, kondisi kita lebih santuy! Karena ya pasti lah gejalan batuk flu berdarah ini gak langka. Bener aja, kalau kata dokter batuk flu ini ya karena perbedaan cuaca yang ekstrem ditambah lagi kondisi tenggorokan yang kering. Batuk flu ini dikategorikan pada batuk kering (kalau gak salah, silahkan digoogling sendiri yah di google hehe). Alhamdulillah setelah ketemu dokter dikasih obat ini itu, akhirnya sembuh 😭😭 MasyaAllah begitu berharganya kesehatan yahhhh.

Sepulang haji, harapannya pengen hamil lagi. Tapi ternyata sama Allah belum dikasi. Yaudah, sabar aja, Allah yang Maha Tahu kapan waktu yang tepat, ya kan?!

Bulan berikutnya, kalau gak salah akhir September, alhamdulilah sudah dapet ancang-ancang dari kantor suami untuk pindah ke Indonesia.  Nah saat itu, entah kenapa pengen banget alat pregnancy test (TP). Kebetulan sebelum berangkat haji, bulan Juli, sempat beli TP tapi pas ditest garisnya cuma 1 hahaha, ya namanya juga coba-coba. Oiya beli TP nya yang paling mursida aja, gak ada yang seharga Rp 3000-an di pharmacy store dekat apartemen saat itu. Jadi yaudah, pokoknya beli yang paling murah, biar kalo negatif gak rugi rugi amat *medit* wkwk. Karena baca beberapa pengalaman orang di dunia maya, kalau ternyata TP yang canggih itu gak tahan lama dan gak abadi kayak TP yang murah murah itu. TP yang aku beli di Mannings satu box isinya 2 strip harganya  29,90 HKD *hafal* haha lumayan lah satu strip harganya 15 HKD. Tetep lebih mahal di HK daripada di Indonesia 😥 

Bulan Juli itu aku TP dan negatif. Ya khaaaan, untung mursida TP nya. hahah. Jadi TP nya masih ada satu lagi dan ditinggal pergi selama sebulan.

Pulang dari Indonesia habis jemput Zayd, akhir bulan September aku pengen test lagi, tapi gak ngarep positif. Tapi, lupa lupa mulu mau test. Ya selain memang belum waktunya mens, kadang bangun tidur udah kebelet pengen pipis dan pas udah kelar baru inget mau test. Jadi yaudah ditunda deh kebesokan harinya lagi. Besoknya lupa lagi dong. Tapi ya masih ga ngarep soalnya mens masi lamaaa 3-4 hari lagi kalau gak salah. 

Nah, lusanya bangun tidur mau pipis keingetan mau nyoba test. Yaudah, diambil deh urin nya, dicelup TP stripnya sesuai petunjuk pemakaian dan pas diliat jiaaaaaaa negatif hahaha jadi senyum senyum sendiri karena kesotoyan diri ini tak terbendung. Langsung ambil wudhu, ditinggal solat, abis solat ke kamar mandi lagi mau beresin si bekas TP ini. Pas mau masukin si TP ke bungkusnya lagi, eh kok garisnya ada dua?? jadi artinya akuuuuu......... 

MasyaAllah kaget sambil ketawa sambil ngeliatin TP strip lagi, mendekat ke arah lampu karena takut itu cuman garis bayangan dari garis yang pertama. Diliat-liat lagi, masih gak percaya. Tapi sampe lama banget di kamar mandi buat mastiin beneran apa engga itu garis ada dua. tapi ini garisnya jelas dua merah, gak samar. wahahaha deg-degan.

Yauwes, buru-buru ambil wudhu lagi, bangunin suami buat solat subuh barengan. Duh, gak bisa ga ngasi tau, jadi pas siap-siap mau solat langsung bilang "Cin, aku hamil lagi". Respon suami "Hah? SERIUSS?" sambil kaget tapi muka seneng. 

👨 : "Tapi emang kamu udah telat?"
👩 : "Ya belum telat sih. Nanti deh aku test lagi kalau udah telat, kamu jangan GR dulu yak. belom pasti soalnya" (lah jadi gak pede sendiri wkwkwkwk)

Selesai solat si hasben nanya lagi, aku tunjukin aja hasil TP nya. Tapi kami sepakat beberapa hari ke depan mau test lagi. Biar yaqin, ya khan. Tapi abis TP pertama ini, walaupun belum 100% yakin hamil, aku udah banyak bet maunya wakakakakak pengen makan ini pengen makan itu.. padahal mah ya gak ngidam-ngidam juga.. ngerjain suami aja hahahaha. *peace cintaaaaah*

3 hari setelahnya, TP lagi.. Alhamdulillah ternyata beneran positip heheh. Welcome calon baby number twooo. Langsung deh bikin janji ketemu obgyn. Pas ketemu obgyn, standar deh ya ditanyain kapan hari pertama mens terakhir, kapan TP, trus ada keluhan-keluhan gak dll. Pas ditanya mens terakhir, kapan TP dan mau ngitung usia kandungannya, dokternya bilang "Lah, lu udah TP  tapi belom telat mens", sayah jawab yes yes aja sambil cengengesan. Abis itu di USG, alhamdulillahhh udah keliatan titiknya. Kurang lebih udah 5 minggu usianya pas waktu pertama kali di USG.

Drama lain lagi setelah keluar dari ruangan obgyn, ternyata pas mau bayar gak bisa pake kartu asuransi hahahahaha. Soalnya hamil ga dicover asuransi dan bukan masuk kategori sakit hehe. Udah tahu sih, tapi kan nyoba masukin kartu asuransi kan gapapa.. kali aja bisa hhehehe. Kontrol pertama waktu itu kena sekitar 750-an HKD di RS Swasta. Mau ke RS Pemerintah yang gratis tapi prosedurnya mesti minta rujuk MCHC dulu dan appointment di MCHC nya pun mesti dari jauh-jauh hari. Sedangkan kami saat itu itungannya urgent karena kurleb 2-3 minggu lagi bakal pindahan ke Indonesia. Yasutra kalo begitu.

Berbeda dengan saat hamil Zayd 3 tahun yang lalu, hamil kali ini morning sicknessnya super duper. Ngeliat wortel dan brokoli mau muntah. Padahal dua sayur itu andalan banget dalam dunia permasakan sehari-hariku. Jangankan ke pasar, masuk dapur aja bikin eneg. Gimana mau masak coba. Kasian anak dan suamiku kalau aku gak masak. Yaudah, temenan sama minyak kayu putih dan masker lah selama trimester pertama itu.

Lalu, tibalah waktu pindahan. Jadi hamil kali ini, mesti pindahan antar negara, ngurus anak dan suami, anter jemput anak, masyaAllah tenaga harus dobel sedangkan morning sicknessnya juga dobel. Waktu jaman Zayd gak pernah tuh yang namanya jackpot (mu*tah), hamil sekarang alhamdulillah sempet jackpot beberapa kali. Bener bener berasa jompo tapi tetep harus semangat ngurusin perumah tanggaan. Alhamdulillah makin tambah bulan, morning sickness nya makin berkurang sampai hari ini alhamdulillah usia adek bayi insyaAllah masuk 23 minggu. Doakan yaaa teman-teman onlineku yang masih setia baca blog ini, semoga adek bayi, ibunya, ayahnya, abangnya sehat-sehat semua.. aamiin YRA.

Saat usia kandungan 17-18 weeks kami mendadak harus segera ke Medan karena papa mertua (papanya hasben) meninggal dunia 😭 innalillahi wa innailahirajiun.. semoga papa Asrul/ Atuk husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, diterima amal nya oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal'alaminn...

the three (plus one) of us, Medan 2020.

Dan ini USG terbarunya adik bayii, insyaAllah sehat terus ya adekk. Kali ini semoga mirip ayah hahaha. Oiya tadinya pengen update di blog pas udah lahiran aja. Tapi mikir-mikir lagi gapapa lah nulis buat kenang-kenangan. Ntar kalo anaknya udah bisa baca dan baca blog ini, bisa protes pulak karena gak ada post khusus tentang kehamilan anak ke-2 😅 jangan ya nakk..



Salam,
Puput Utami