Lomba Pertama

October 19, 2024

 


Harus diabadikan di blog karena ini pertama kalinya abang Z ikut lomba yang ibu nya ga perlu susah-susah membujuk untuk ikutan.

Jadi ceritanya aku gak bisa kontrol penuh kalau anakku belajar sendiri menggunakan laptop. Tarik sedikit ke beberapa tahun terakhir, anakku dikenalkan dengan website belajar. Buagus banget manfaatnya, tapi harus selalu didampingi. Sedangkan aku sebagai full time Ibu harus membagi waktu dengan pekerjaan domestik dan handling 2 anak yang dua-duanya mau perhatian Ibu. Lalu ketemu dengan SuRaLa, kelas matematika yang asalnya dari Jepang, online. Setelah riset dan cari info sebanyaknya, bismillah memutuskan untuk ikut SuRaLa selama 3 bulan dan mau lihat bagaimana progres anakku selama mengikuti kelas matematika di sini. Biidzinillah progressnya baik dan yang paling penting anaknya seneng banget tiap mau ada kelas SuRaLa. Huff.. priceless.

Beberapa waktu kemudian, SuRaLa mengadakan Math Contest yang mana aku gak gubris lah dan yang pasti aku yakin anakku gak mau ikut-ikutan lomba. Mengingat lomba karate yang terakhir dia registrasi aja akhirnya gak datang karena bukan kemauan dia (a.k.a kemauan ibu nya hehe). Jadi kali ini aku gak infoin anakku dia mau ikutan atau engga. Detik-detik terakhir pendaftaran, aku dapat info dari SuRaLa yang menawarkan anakku mau ikutan Math Contest atau tidak. Lalu, aku izin untuk bertanya anakku dulu sebelum memutuskan. Begitu ada kesempatan dan inget, aku tanya ke abang Z "bang, ibu di chat SuRaLa, abang mau ikut IDMC ga?" dijawab "Lah, mau.. abang udah bilang sama miss nya waktu kelas". WAH! Bagai ketiban rejeki antara kaget dan excited, langsung aku chat SuRaLa nya dan daftar saat itu juga. ALHAMDULILLAH! Gak nyangka dia mau dan excited ikutan IDMC 2024 ini. 

Sungguhpun aku gak berekspektasi untuk menang. Udah mau ikut aja dengan kemauan sendiri aku udah bersyukur banget. Akhirnya ada minat yang mau dia ikuti dengan ikhlas dan kerelaan hati huhuhuhu. Sebenarnya kontesnya pun gak yang gimana-gimana, cukup mudah buatku. Tapi gak bisa juga aku menyamakan standar mudahku dengan anakku yang masih SD 😁😁. Aku tau kapasitas anakku. Jadi, aku bilang.. kategori ini penilaiannya di ketepatan dan kecepatan. Jadi dari yang paling tepat akan dipilih yang paling cepat. Jadi, Ibu gak mau abang Z terbebani harus cepat, yang penting abang Z enjoy ngerjain. Alhamdulillah saat math contest berlangsung dia tetap excited, hasilnya tepat semua tapi memang kurang di kecepatan. Ibu tetap bangga, bang! gak masalah, bisa kita latih dan pelajari lagi agar abang Z bisa jadi lebih baik dari hari ini.


Love you nakku, because of Allah. I know you will read this post! :*

Lupa Bayar

October 13, 2024

Foto diambil di tkp 🥲


Ceritanya, hari ini pulang dari stasiun gambir pengen banget makan yang gak berat dan harganya ga lebay. Maklum lah ya di daerah Jakarta bagian tengah ke selatan tu yang namanya coffee shop kok rasa-rasanya overprice dan overrated (sorry). Pengen banget nyobain minum kopi tapi gak berani dan takut menyesal hahaha. Selain itu hari ini kok rasa-rasanya badan pegel-pegel; bagian lengan dan punggung belakang. Cek-cek kalender, sepertinya karena menjelang siklus 'keperempuanan'. Anyway back to the topic, sambil jalan sambil mikir mau berhenti dimana, eh keidean ke daerah Sabang, karena di sana banyak warkop warkop macem kopitiam kan. Yaudah akhirnya random lah kita masuk ke salah satu warkop.
---
Singkat cerita kami dipersilahkan naik ke lantai 2 karena di lantai 1 sudah penuh. Setelah dapat kursi, pilih-pilih makanan ringan, selanjutnya, ya seperti sebagaimana kalau makan di tempat makan lah ya. Anak-anak dikasi me time dulu lah, sementara Ibu Ayahnya ngobrol aja kek orang pdkt yang duduk di depan kami hahaha. Selesai makan kami turun ke lantai 1 untuk pulang. Kebetulan selama turun ke lantai 1 anak anak ini heboh bgt. Karena kami parkir mobil agak jauh dari si warkop (biar ada jalan kaki nya, ga langsung naik mobil), jadi kami jalan lewat trotoir sambil melihat suasana di sekitar jalan. Bingung mau kemana lagi karen jujurly bosan juga ya kalau ke mall terus, yaudah kami langsung pulang saja. leyeh leyeh di rumah karena why not?! mumpung weekend ya kan!

Waktu berlalu sampai akhirnya adzan maghrib, lalu husband yang saat itu baru selesai wudhu tanya "tadi udah bayar belum sih di sabang?"| langsung DEG! "Ya Allah dari tadi tuh aku mbatin dan pengen nanya, tadi kita abis berapa makan di sabang?! td kamu berasa ngeluarin dompet gak atau scan hp ga" | "aku ingetnya td scan pas beli gorengan 🫠 kan aku keluar bareng kamu" | "berarti belom bayarr 🫠🫠🫠 yaudah maghriban dulu". Setelah solat maghrib langsung telfon warkop nya dan terjadi conversation sampai akhirnya kami bayar transfer ke salah satu pegawainya yang nombokin dulu 😭 astaghfirullohaladzim malu banget. Tapi namanya khilaf yaa 🥲. Alhamdulillah untungnya mbaknya tawa tawa aja dan posicip thinking. Semoga kami gak di blacklist deh dr warkop ini, krn tempatnya pewe bgt dan menunya pas aja gitu buat sarapan dan brunch.